nih ya baca penjelasannya:
Semua pantai memiliki garis pantai yang berbeda-beda, garis pantai dibedakan menjadi 3 jenis Continental shelf, Continental Slope, dan Continental Rise. Khususnya di pulau Jawa memiliki 2 garis pantai yang berbeda antara Pantai Utara Jawa dan Pantai Selatan Jawa.
Continental shelf (landasan benua) adalah dasar laut yang
berbatasan dengan benua. Di dasar laut ini sering ditemukan juga lembah yang
menyerupai sungai. Lembah beberapa sungai yang terdapat di Continental Shelf
ini merupakan bukti bahwa dulunya continental shelf meupakan bagian daratan
yang kemudian tenggelam, yah aku sih punya gagasan kalo di laut jawa itu berbentuk continental shelf karena waktu pengeboran minyak di lepas pantai jawa ditemukan fosil ikan air tawar,padahal ikan air tawar itu adanya di waduk atau danau, danau air tawar cuma berada diwilayah daratan berartikan dulunya laut jawa merupakan daratan yang kemudian tenggelam. tapi garis pantainya merupakan continental slope sih kata dosenku, karena merupakan zona sedimentasi.
wah wah wah ga habis habis ntar ngebicarain itu,, kembali ke topik hehe. Pantai Selatan Jawa, pernah denger lempeng benua? nah di pansel (singkatan pantai selatan) merupakan pertemuan 2 lempeng eurasia dan lempeng australia dan membentuk palung laut, secara teori continental rise yang memiliki garis pantai yang terjal karena adanya palung laut (trench) dan memiliki zona abrasi.
Jadi Para Korban tidak diambil Nyi Roro Kidul melainkan tarikan air laut yang berada pada pansel merupakan tarikan dari palung laut yang sangat kuat. semoga bermanfaat ya,, kalo ada masukan silahkan posting :)
maaf kalo ada salah secara teori, jika lbih tahu bisa dikritik :)
maaf kalo ada salah secara teori, jika lbih tahu bisa dikritik :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar